Saturday, July 12, 2008

Rubrik Jomblo

PROKLAMASI JOMBLO

Proklamasi....

Kami bangsa JOMBLO sejati, dengan ini menyatakan kemerdekaan bercinta.

Hal² yang mengenai ditolak,kecewa,dan sakit hati ditanggapi dengan cuek² saja

dan mencari target baru dalam tempo yang sesingkat-singkatnya

Mulai hari ini gw ngurus rubrik jomblo

Yang rilis tidak teratur tergantung gw punya duit buat ngewarnet atau nggak

Rubik ini diedarkan secara terbatas pada email2 tertentu & milis destrol

Historical gw pajang semua di blog gw: sahrialcayt.blogspot.com

Apabila ada pertanyaan mengenai jomblo, bisa dikirimkan via email ke :

sahrial_nugroho@yahoo.co.id

Untuk tiap jawaban & saran yg dirasa sangat mengena

Bisa transfer biaya tanda terima kasih via atm bca

No rekening akan di-sms kan kepada tiap individu yg bertanya

Rubik ini didekasikan kepada para jomblo2 terkutuk

Percayalah pada saya

Penulis adalah seorang pejuang cinta tangguh

Yang pernah mengalami berjuta penolakan, beribu pandangan meremehkan

beratus tamparan, berpuluh penggantungan hubungan, dan satuan kisah cinta

Let’s take a two step of tango

Sebuah PERTANYAAN BESAR!!!

Mengapa kita jomblo????

Men… jawaban dari pertanyaan ini klasik :

  1. Jodoh di tangan Tuhan
  2. Kalau udah kaya, ntar juga jodoh datang sendiri
  3. Mau langsung nikah aja
  4. Mau fokus sama karir dulu

Dan yang paling ngena :

  1. SAYA GAK LAKU!!!

Jawaban sudah diurut berdasarkan skala ketepatan di mana semakin bawah adalah jawaban paling favorit. Anda termasuk yang mana?

1. Paket Hemat

2. Paket Double

3. Paket Combo (pilih 3 bayar 2)

4. Paket Super Combo (b+c+d+e)

5. Paket Mega Combo (a+b+c+d+e)

Tapi setelah dirunut, ternyata semua jawaban justru mengarah ke jawaban e. Ngakunya jawaban apa, tapi dalam hati pembaca pasti dengan miris mengaku bahwa saudara TIDAK LAKU.

Menurut hipotesa saya yang menelurkan paham “Logika Terbalik”, jawaban2 tersebut salah total. Tidak ada yang tidak laku di dunia. Let’s take some example. Cewe2 sipil 2001 yang jelek2 ternyata pada punya cowo. Sebagian orang yang iri (di antaranya jambi & agung) menuduh mereka obral di bawah harga pasar : yang penting punya pacar, perkara jelek atau gak, yang penting gaya.

Tapi sekali lagi kalau kita gunakan Logika Terbalik, berarti mereka laku kan? Lebih laku dari soptek, agung, uun yang jomblo & jambi yang mendoktrin cewe baik2 supaya jadi cewe dia. Ok jambi kita coret, adalah fakta nyata bahwa uun, agung & soptek jomblo, senyata Sofia Lutcuba kawin sama bule.

Intinya, tidak ada yang tidak laku di dunia. Banyak majalah musik menuduh Kangen Band merusak pasaran musik Indonesia, tapi faktanya itu yang laku dijual kan? Jadi sepanjang ada pasaran, ya kita lepas dengan harga tertinggi. Kalimat itu saya kutip dari buku Reinald Kasali, diresapi saja karena saya tau kualitas bacaan pembaca tidak jauh dari petruk gareng karangan Tatang S. & Wiro Sableng karangan Bastian Tito.

Jadi kalau menurut Logika Terbalik, jika kita merasa tidak laku sedangan itu justru artinya kita laku keras di pasaran, pertanyaan apa inti dari masalah kita? Mengapa kita masih jomblo? Apa yang salah?

Tumbuhkan Potensi

Setelah melakukan research mendalam berdasarkan sumber terpercaya, dilakukan dengan metode sampling interview dengan galat 10%, ternyata jawabannya adalah: Kekurangan Kepercayaan Diri. Banyak orang yang punya potensi tapi tidak pernah atau jarang punya pacar. Mari kita jabarkan mengenai sample2 tersebut :

1. Uun : makhluk ini tidak pernah menyatakan perasaannya, hanya berani mencintai dari jarak jauh. Jelas tidak percaya diri karena mengulangi hal tersebut terus menerus selama 26 tahun.

2. Soptek : tidak percaya diri akan bentuk fisiknya, lebih suka cari cewe di FS & dunia maya yang notabene bisa meningkatkan mutu dirinya. Example dalam chatting :

C3w3cantiqueee : “Copy…. kamu orangnya kayak gimana sih?”

Copy_Lutchu : “Badanku pas lah, proporsional, rambut klimis, wajah bercahaya, kulit putih, trus otot perut lumayan kotak2, kayak martabak. Hehehehe :-D, klo kamu kayak gimana?”

Dalam hal ini Soptek melakukan improvisasi dalam deskripsi bentuk tubuhnya. Badan model ikan asin disebut proporsional, rambut jarang dideskripsikan klimis, perut model martabak manis (mbulet) diasumsikan seperti martabak telor (kotak2 abis dipotong), jidat mengkilat dikiaskan sebagai wajah bercahaya, kulit kurang pitamin sebagai kuning langsat.

3. Agung : sok gunta-ganti pacar, padahal hatinya tetep di Esti Sipil’01. Jelas dong selalu gagal & lebih sering jadi jomblo karena ketauan mulu nyimpen foto esti di hp. 1 hal kebiasaan agung paling buruk adalah ngumpulin rambut esti yang rontok di meja2 kuliah trus dijadiin boneka kecil, habis itu dipake kelonan tiap malem sambil dibau2in. That Was Really Embarrassing !!!

Hal2 tersebut adalah contoh kurangnya kepercayaan2 diri pembaca. Nah… gimana agar kita percaya diri? It so simple! Tumbuhkan perasaan bahwa : “Saya adalah orang paling ganteng sedunia.” Tapi cara ini mengandung resiko dalam Logika Terbalik yang artinya : “Anda tidak laku.”. So… untuk tema rubik kita : “Love Lesson for Stupid”, cara yang terbaik adalah “Tumbuhkan percaya diri bahwa setidaknya anda punya potensi”. (step 1)

Lakukan Pendekatan

Setelah anda menguatkan diri, atau bahkan menipu diri dengan merasa anda punya potensi, step berikutnya adalah “Tentukan Sasaran” (step 2). Hal ini terhitung mudah karena dengan kondisi eksisting sekarang, ambil example di jalanan setempat, terdapat beribu wanita cantik yang JP & berjuta lelaki jelek yang mengejar wanita2 tersebut. So… take one as Target. Ambil contoh paling tinggi, cewe paling terkenal di angkatan 2001 : Rahima Hanifa Nugroho, Teknik Lingkungan 2001. Ambil dia sebagai target kita, eh target saya, kalian ambil target yang jelek2 aja.

Setelah ada target, Lakukan Pendekatan (step 3). Hal ini paling krusial karena memerlukan jam terbang tinggi, oleh karena itu saja ada di sini :-D hehehe

Ada cara klasik bagaimana kita melakukan PDKT, masuk ke kesehariannya. Secara umum hal itu sangat benar, karena terbukti saya selalu melaukan hal tersebut dalam PDKT2 yg saya lakukan, semoga mantan2 & kecengan2 saya gak baca rubik ini, Amin…

Hanya saja step selanjutnya yang salah, biasanya setelah masuk ke keseharian kita menjadi teman dia, menjadi sahabat dia, menjadi teman curhat dia. Terlihat benar padahal salah. Mungkin anda berpikir setelah dia ngerasa kita adalah pendengar yang baik, dia terkesan dengan kita, kemudian anda menganggap dia berpikir bahwa kita cowo yang lebih baik dari cowo atau mantan dia. Tapi justru anda tidak lebih daripada Tong Sampah !!!. Hal2 buruk diceritakan pada anda, tapi ketika ada cowo ganteng anda ditinggalkan.

Okey katakanlah dengan menjadi teman curhat dia, dia merasa anda lebih baik dari cowo atau mantan dia. Pada saat yang tepat anda tembak dia, kemungkinan 80% anda diterima karena 2 dari 10 cewe yang saya dekati dengan cara tersebut nolak saya.

Tapi setelah berjalan berapa saat, kemungkinan dia meninggalkan anda karena status anda sudah beda. Anda cowo dia bukan tong sampah dia lagi. Dia akan cari tong sampah berikutnya kemudian meninggalkan anda demi tong sampah lainnya. Anda tidak percaya? Telpon sepupu saya nanda di 085691162762. Dia melakukan metode tersebut & setelah 1 bulan pacaran, dia dicampakkan oleh Anggie. Dicampakkan buat cowo udah biasa, tapi dicampakkan sebelum pernah ciuman? Wow! Terrible!!!

So apa kesimpulannya? Berhubung otak kalian gak nyampe maka saya simpulkan sendiri : “Hentikan Metode PDKT Jadi Teman Curhat Dulu”

Loh… Yal? Itu kan cara paling ampuh?

Jangan kuatir, saya menawarkan metode yang lebih ampuh : “Metode Cuek & Cool”

Percaya atau tidak, cewe cuka cowo yang cuek & cool. Suatu pertanyaan yang mana adalah langkah mundur “Loh yal… gw udah jelek, trus berlagak cuek & cool ke cewe. Tambah gak laku dong gw?”

Jawaban gw : jangan kuatir, kembali ke step 1 dimana tumbuhkan percaya diri bahwa anda punya potensi. Maksimalkan potensi anda. Percaya deh, sepupu gw cewe, wajahnya lumayan tapi mantannya jelek, kayak preman pasar dengan koreng basah di pipinya yang ditutup tensoplast murah. Kenapa sepupu gw sempet naksir? Karena cowo itu menetapkan metode Cuek & Cool.

Eh Kutil!! Jangan mengasumsikan dengan langsung cuek & cool kepada semua cewe maka mereka langsung tergila2 & mempersembahkan selangkangan mereka, ada step2nya.

Metode Cuek & Cool baru berhasil ketika kita cewe itu melihat potensi kita. Dalam hal ini kita harus memilah potensi kita mana yang akan ditonjolkan. Jangan potensi kayak kemahiran bikin ketupat lebaran, juara lomba kostum hari kartini, jago masak lontong sayur dll. Seperti metode bisnis BodyShop : Jual yang paling laku dengan harga bersaing & obral barang2 yang tidak laku agar jadi laku. So… jual lah potensi anda yang terbaik. Example : Cewe suka pria yang humoris.

Jadi ketika anda punya potensi itu, kemudian menerapkan dalam masyarakat & memberikan inisiasi kepada semua orang khususnya cewe yang anda sukai bahwa anda pria humoris, maka setelah cewe itu notice kepada anda, barulah lakukan Metode Cuek & Cool. Bagaimana jika anda tidak lakukan? Maka setelah cewe itu notice, kemudian anda tanggapi baik2 dan seiring berjalannya waktu ternyata dia menyadari anda hanya ordinary people, maka anda tidak lebih dari berjuta pria yang berusaha menarik perhatian dia dengan cara yang macem2. Hehehehe… Anda yang merasa miris???

Lakukan metode cuek & cool. Buat dia penasaran. Dia notice terhadap anda, kemudian dia penasaran : “Cowo itu lucu, tapi kok susah buat ngedeketin dia? Kok dia gak notice sama aku padahal aku kan cantik? Apa dia lebih suka cewe yang lebih cantik? Gak bisa dibiarkan! Dia harus jadi cowo gw! Cowo gw yang sekarang gak ada apa2nya dibandingkan dia.”

Itu yang harus ditanamkan kepada cewe yang kita sukai Bro…. Buat cewe penasaran dengan Metode Cuek & Cool. Dengan metode yang lain, ketika PDKT anda akan diberikan Harga Tertinggi oleh cewe, karena dia lah yang memonopoli pasar. Dengan Metode Cuek & Cool, maka dia terpaksa menjual dengan Harga Obral, demi dibeli oleh kita.

Am I Right? Totally dong… Bisa dicoba dalam kehidupan anda selanjutnya. Beri komen terhadap hasil penerapan metode saya. Kita diskusikan dalam sesi tanya jawab Rubrik Jomblo berikutnya.

Regards,

Sahrial



pdf download

Cisitu, Oktober 2008

Aku menghentikan sepeda motorku di depan rumah kosmu. Gerimis sudah lama turun semenjak aku mulai berangkat dari rumahku di Cibaduyut. Mendung sudah menggelayuti kota Bandung semenjak kepulanganku dari Kalimantan dua hari yang lalu. Sesaat aku, apakah ini waktu yang tepat untuk mengunjungimu? Berdiri di ambang pintu bercat hijau, memandang hiasan pintu berwarna kuning syahdu, tanganku terangkat hendak mengetuk pintu kamarmu.

Kini aku ragu, haruskah aku berbalik arah pulang kembali? Hatiku bimbang, ada perasaan kuat yang menarikku untuk mengunjungimu, tetapi aku terlalu takut untuk bertemu kembali denganmu.Seandainya kuketuk pintu ini, kau melihat melalui jendela siapa yang datang, kemudian kau membukakan pintu. Apa yang mungkin kau pikirkan? Seseorang dari masa lalu, yang pernah terang-terangan mencintaimu, kemudian mundur dan berhubungan dengan wanita lain, lalu sekarang kembali lagi ke duniamu?

Bisa saja aku beralasan, “Aku kangen dengan teman-temanku di Bandung semenjak aku meninggalkan kota ini untuk bekerja di Kalimantan enam bulan yang lalu.” Lantas kau bilang, “Mengapa aku yang kau cari? Mengapa harus aku? Bukan teman-teman yang lain?” Kemudian aku menjawab, “Bukankah kita sahabat?”

Ya! kita hanya sahabat, tidak ada sesuatu yang khusus diantara kita. Aku tidak pernah menggenggam hangatnya tanganmu, memeluk tubuh ringkihmu, dan menghapus air matamu dikala kau menangis. Waktu bergulir lambat semenjak pertemuan pertama kita di kampus tujuh tahun yang lalu. Aku menyukaimu semenjak pertama kali melihat senyum manismu. Ada perasaan kuat yang tertarik dari lubuk hatiku ketika aku melihat senyum yang mengembang diantara dua lesung pipimu. Aku tidak tahu siapa namamu walau kita mengambil kelas yang sama, tapi aku tahu dan mengerti, bahwa aku mencintaimu.

Gerimis masih belum berhenti, rambutku basah, dan kepalaku sudah mulai pusing. Aku masih tertegun di depan pintu kamarku. Aku memang pengecut, seseorang lelaki dengan hati yang lari. Tiba-tiba terdengar suara gaduh dari suara televisi yang menyala di kamarmu diiringi dengan derai tawamu.

Aku masih belum lupa dengan suaramu. Suara ringan lembut yang mengucapkan namamu ketika aku menyorongkan tangan untuk berkenalan denganmu pertama kali. Kau sungguh punya senyum malaikat. Bahkan seribu kuntum bunga lily takkan sanggup menggambarkan cantik wajahmu.

Aku memberanikan diri untuk mengetuk pintu kamarmu dua kali. Aku tidak peduli, aku ingin melihat wajahmu, aku merindukan tawa canda kita dulu saat masih duduk di bangku kuliah. Bisa jadi kau akan menyambutku dengan uluran tangan untuk bersalaman. Akan terasa ganjil, tapi memang kita hanya sahabat walau kita sama-sama tahu bahwa aku menyukaimu. Kita akan mengobrol sebentar di teras depan rumahmu, kita akan saling bercerita mengenai masa-masa yang hilang diantara kita. Kemudian kau akan bilang sudah waktunya aku pulang karena hari sudang menjelang sore.

Aku tidak ingin pulang, aku tidak ingin kehilangan saat-saatku yang sangat berharga ini terlalu cepat. Tidak…. tidak… aku tidak akan menyambut uluran tanganmu terlalu cepat. Ketika kau membukakan pintu, aku akan bilang, “Gerimis turun, bolehkan aku berteduh di rumahmu?” Keningmu akan berkerut bingung, sebelum engkau menjawab aku akan bilang lagi, “Kepalaku sakit, bolehkan aku pinjam handukmu sebentar?” Kau tidak akan punya pilihan untuk membiarkanku masuk. Mungkin terkesan memaksa, tetapi aku sudah pernah berbuat bodoh untuk mendekatimu, dan aku tidak akan ragu untuk mengulanginya lagi.

Apakah kau masih ingat sewaktu ulang tahun temanmu, Nuy, yang kesembilan belas? Aku mendengar dari teman-temanku bahwa kau menghadiri perayaan ultahnya di Hoka-Hoka Bento Jl. Merdeka. Kau sudah tiba di sana , kemudian aku menyusulmu dengan menggunakan bus kota . Aku memasuki pelataran restoran, kemudian mengucapkan selamat ulang tahun kepada Nuy yang bingung karena bahkan dia tidak mengenalku. Nuy memberikan selembar uang seratus ribu agar aku memesan makanan. Terasa memalukan ditraktir orang yang tidak aku kenal. Tetapi aku tidak peduli. Awalnya terasa canggung, tapi kemudian suasana mencair. Aku bisa mengobrol dengannya, denganmu, dan dengan teman-temanmu. Setelah malam, aku mengantarmu menuju angkutan kotamu. Mungkin tiga jam waktu kita bersama saat itu adalah tiga jam waktu biasa seperti waktu yang terus berputar dalam hidupmu. Tapi ketika itu, tiga bersamamu lah yang memutar waktuku, memutar hidupku.

Jadi, apa yang mesti kukatakan ketika aku memasuki rumahmu? Kau pasti akan bertanya, “Sedang apa di Cisitu?” Mengandung nada tidak suka melihatku. Rumahku bukan satu-satunya rumah temanku di daerah Cisitu. Kau pun tahu bahwa ada beberapa rumah temanku di wilayah ini. Bahkan setidaknya, aku bisa berteduh di bawah beberapa pohon rindang di sepanjang jalan Cisitu.

Aku mencoba tidak tersinggung dengan sambutanmu yang tidak ramah. “Aku kangen sama kamu”. Mungkin kata-kata itu terucap terlalu cepat. Tapi bukankah kejujuran lebih baik dari semua alasan? Lagi pula sudah terlalu lama kata itu tercekat di tenggorokanku setiap kali bertemu denganmu dulu. Cepat atau lambat, kata itu pasti terucap.

“Aku ambilkan handuk untukmu, mau kubuatkan kopi?”, katamu seraya beranjak untuk mengambil handuk di toilet. Kau berusaha mengalihkan pembicaraan ini. “Terima kasih, apakah aku mengganggu?”. Kau memalingkan wajahmu sekilas memandangku sambil tersenyum, “Tidak, aku sedang menonton televisi sendirian.” Kau menyerahkan handukmu kemudian berbalik untuk membuatkan kopi untukku.

Suara dua denting sendok terdengar menuangkan bubuk kopi lalu diikuti suara air mengalir memasuki cangkir dan nyaring sendok mengaduk kopi. Aku memandang punggungmu. Sepanjang perjalanan aku mereka-reka warna baju apa yang kaukenakan. Mungkinkah kau menggunakan warna kuning kesukaanmu? Atau kau menggunakan cardigan merah lembut yang senada dengan kerudungmu? Apakah rumahmu masih sama dengan rumahmu yang dulu? Kasur kecil dengan sprai putih, perobatan yang minimalis, radio tape dengan beberapa kaset lagu kesukaanmu, komputer kesayanganmu yang sudah melambat, namun kau sudah terlanjur menyayanginya sehingga tidak tega untuk membuangnya. Kamu sungguh aneh, menyayangi dan menamai barang-barang milikmu sendiri. Tapi justru kepribadianmu yang seperti itulah yang membuatku semakin menyukaimu.

Dan sekarang, astaga…. Mengapa semua tepat seperti yang aku bayangkan? Bahkan wajahmu tak berubah semenjak kita bertemu tiga tahun yang lalu. Kau menyorongkan cangkir kopiku dan berkata, “Jadi, bagaimana kabarmu?"


* * *

Gerimis sudah semakin deras dan belum ada jawaban dari ketukanku. Jantungku semakin berdebar. Pintumu tidak tertutup rapat, haruskah aku masuk tanpa seijinmu? Kepalaku semakin sakit dan kuputuskan untuk mendorong pintumu. Deru suara vespa yang masuk ke halaman rumahmu menghentikan tindakanku. Sang pengemudi melepas helmnya dan bertanya, “Cari siapa Mas?”.

“Tidak, saya salah alamat, saya pikir ini rumah teman saya, maaf, permisi.” Aku bergegas kembali ke sepeda motorku dan memacunya menembus gerimis di kotaBandung. Hari minggu siang nanti pesawatku terbang membawaku kembali ke Balikpapan. Mungkin baru tiga bulan ke depan aku kembali pulang ke Bandung. Maaf, sekali lagi hatiku lari menuju neraka-neraka yang kuciptakan sendiri. Tiga bulan lagi genap empat tahun semenjak kita bertemu untuk terakhir kalinya.

Saturday, July 5, 2008

Kisah Cinta di Sangatta - part-2

Okey… back to the line J. Sampai di mana gw ngebacot? ah ya…. sampai bikin doi curhat.

Yaaa kayak yg gw bilang kemaren, gw cerita dulu masa lalu gw baru gw tanya : “Kalo kamu gimana?”

Akhirnya di tengah temaram alun-alun kota , dibawah taburan gemintang nan penuh isak air mata… (red : kayaknya gw bakat bikin puisi gombal deh ), doi curhat. Kayaknya gak perlu gw jabarin panjang lebar curhat doi karena gw bukan ahmad aljabar. Singkatnya doi pernah pacaran lama sejak kuliah, n baru-baru ini doi putus. Doi nyoba ngejar balik, eh…. malah mantannya udah mau kawin sama orang lain.


Dalam curhat berurai air mata yg dramatis itu, gw menjadi pendengar yg baik, sambil memberikan masukan-masukan layaknya seorang sahabat yg bijak :

“Oh… jahat banget ya cowo kamu, kalo aku jadi dia, aku gak bakal ngelakuin itu. Kalo aku jadi dia, aku pasti jaga kamu, merhatiin kamu, nyayangin kamu. Men! Cewe sebaik kamu gak pantes diperlakuin gitu. Ckckckck… Sungguh terlalu! Cowo macam apaan tuh…


Yah.. gitu kira-kira sepatah dua patah kata gw sambil promosiin diri.

Gw berusaha tenangin dia sambil terus tatap mata dia dengan teduh penuh kasih sayang.

Doi mandang mata gw yg penuh pancaraan aura kasih.

Believe it or not, gw yakin doi tersentuh sama cara gw.


Wkwkwkwk Udh tau kan istilah cowo itu makhluk visual & cewe makhluk audio?

Cowo suka jelalatan, cewe suka digombalin.

Mungkin doi tersentuh karena cuma merhatiin mata gw yg penuh dusta, dia gak merhatiin napas gw udh gak teratur sementara yg di bawah udh terkokang J


Hei !!! Bwt pembaca cewe jangan nge-judge langsung gw cowo brengsek.

Don’t judge the boy by their dick.

Semua orang udh tau klo cowo itu cuma ada 2 : pejantan & impoten.

Wkwkwkwk….

Ok ok… gw lebih halus. Semua cowo udh tau klo :

Cinta itu mengerti.

Mengerti itu understand.

Under : bawah, stand : berdiri.

Jadi kalo yg di bawah udh berdiri, harap dimengerti.

Karena itulah cinta


Kok gw jadi ngelantur ngomongin penis yak?

Balik lagi kita ke alur mellow, intinya gw berhasil yakinin doi klo sebenernya itu gw cowo yg baik.

Dari situ kita mulai sering makan bareng n ngobrol bareng.

Gw gak nge-bullshit klo ternyata kita cocok. Katakan lah gw ke-gr-an, tp as far obrolan kita nyambung, gw sering bikin dia ketawa. N… Men… tawa dia manezz banget. Gw kadang-kadang terpana & terjebak dalam 2 detik slow motion.

Buat gw, tawa & senyum dia itu energi baru buat ngadepin rutinitas kerja. I really fall in love bro…..


Bersambung.

Sunday, June 29, 2008

Kisah Cinta di Sangatta

AAUUUNNNJRRROOTTTSSSSS!!!!!!
Judulnya jayus abis kayak judul 17tahun.com aja

Ini kisah cinta real gw di Sangatta, sebuah perjalanan cinta penuh derita, dalam mengharap kasih sayang seorang wanita. Bwt anak2 destrol gw masukin versi full, yg di blog bakal gw edit2 dikit, takut kecengan gw buka blog gw. Gw curiga astri gak pernah respon sms gw mungkin karena pernah baca blog gw. Btw blog ini belon gw edit!!! Bentar lagi gw edit, ya puas2 dulu lah bro...

Di suatu hari dengan rutinitas monoton, sebuah email masuk dr Superintendent :

From: HENDRA
To: SAHRIAL AGUNG NUGROHO
Sent: Friday, May 2, 2008 8:44:53 AM
Subject: Induction

Rial, senin kamu ikut general induction, kumpul jam 09.00.

Walhasil gw ikut induction bersama 6 anak baru.
Secara gw orang aneh maka dengan cuek gw ga nyapa atau ngajak kenalan mereka.
Buat apa? Toh paling2 timbul komunikasi standar :

Sahrial : "Halo... saya sahrial, kamu siapa ?
XXX : "Hallo, saya XXX, kamu lulusan mana ?
Sahrial "Lulusan xxx angkatan xxx jurusan xxx, kamu sendiri ?
XXX : "Oh... saya bla bla bla..."
Sahrial : "oooohhh...."
XXX : "mmmm...."
masing2 dengan suara seperti baru menginjak sesuatu yg lembek hangat blenyek di tengah jalan.

Semua basi, gak mungkin ada yg 1 pikiran sama gw, misal :
Sahrial: "Do you know karate?"
XXX : "Iya... emang kenapa?"
Sahrial "Coz your body realy kick'in !!!"
XXX: "Oh... fuck me b.e.a.c.h ! "
Clepak Clepek Clepak Clepek

Kembali ke topik bahwa gw cuek ngadepin massa yg baru dateng.
Tiba2 ada 1 cewe nyapa gw :
"Halo... namaku Jasmine (bukan nama sebenarny-red), kamu siapa?"
Ini cewe gak cantik pol, tapi manezzz.... abizz.... Gw langsung fall in leup (Kamarana atuh fall in leup.... )
Semenjak itu gw jatuh cinta, sayangnya sulit pdkt di tengah tur induction bersama beberapa serigala buas.
Tuh cewe juga deket sama 1 cowo, gw asumsikan aja cowo-nya.

Beberapa hari kemudian, gw makan malem di messhall.
Eh ketemu doi, gw samperin aja, berhubung gw pinter bacot....
(1 tahun di PU gw belajar soft skill, salesman aja, gw mampu jual odol sebagai minyak arab pembesar kelamin)
Langsung dah gw ngobrol sm dia, nyambung cuy....
Setelah itu kita sering 1 meja makan malem bareng.
Dan makin ke sini pembicaraan udah ngarah ke masalah pribadi, curhat bro....

Sekedar berbagi ilmu, gimana cara bikin cewe curhat?
Simple, dari pengalaman penuh onak & duri, ratusan penolakan, tempelengan penolakan & ribuan pandangan meremehkan dari wanita, akhirnya muncul hipotesa (lagi gw proses no SNI-nya) "
"Ceritakan pengalamanmu, kemudian tanya : Klo kamu gimana? "
9 dari 10 wanita pasti langsung kebongkar, btw yg 1 lagi emang gw cegah ngomong, busungut soalnya.

Gw mulai ngerapel di tengah date di alun2 pada malam hari di bawah gemintang langit :
Sahrial :
Gw cinta sama seorang cewe, namanya Sofie, dia beberapa tahun di atas gw. Gw tulus cinta sama dia walaupun dia janda beranak 1. Sebelum gw ngajak ke pelaminan, eh... dia kabur kawin sama bule. Hati gw ancur.... banget!!! Rasanya mau mati... Klo kamu gimana? Pernah dikhianatin cowo?
Jamine :
Kasian banget kamu yal.... Ga nyangka kamu pernah ngalamin cinta kayak gitu Kalo aku sih bla bla bla..."
Doi curhat, padahal yg gw maksud tadi sofie-a latcuba, gw ga bilang klo sofia latcuba kenal & cinta gw, dia aja yg ngasumsiin gitu

Sori bro... tapi jujur aja dominasinya ya kisah cinta gw sama puri aja, habis itu gw tanya : Kamu gimana?"

bersambung....

Saturday, April 26, 2008

arti cinta

“Diperlukan waktu bermiliar-miliar tahun untuk menciptakan seorang manusia. Dan diperlukan hanya beberapa detik untuk mati”


"Cinta seringkali akan lari bila kita mencari, tetapi cinta jua seringkali dibiarkan pergi bila ia menghampiri"
Komen : well.. standar cewe, klo dikejar ngerasa keganggu sok jual mahal, giliran kita udah males, eh... dia-nya yg malah penasaran ngedeketin, basi mbak... buletinnya udah terbit, ada malaikat di sarang laba2

Cinta yang suci dapat dilihat dari pengorbanan seseorang, bukan dari pemberian semata-mata
Komen : ya iya lah... kesucian seorang cewe harus dikorbankan, dipersembahkan 'tuk kaum cowo, tul gak? tp boleh juga sih klo diberi gratis

Cinta tidak selalu bersama jodoh tetapi jodoh selalu bersama cinta
Komen : pantes jodoh gw belum dateng, lagi bareng cinta toh? all... ada no hp si cinta gak? mau sms, soalnya jodoh gw lagi gak bisa dihubungi

Cinta pertama adalah kenangan. Cinta kedua menjadi pengajaran. Dan cinta yang seterusnya adalah keperluan
Komen : yg perlu kamu atau "ade" kamu? jangan dusta ah

Usah diratapi perpisahan dan kegagalan bercinta karena hakikatnya jodoh itu bukan ditangan manusia.
Komen : tul, ejakulasi dini jangan disesali, tapi diobati, minta advice aja ke om proffesional ini

Menurut gw, cinta ini adalah sebuah curahan hati yg terdalam, perwujudan kasih sayang.
Terkadang kita terbelenggu dgn kerinduan akan kasih sayang seorang wanita.
Tapi ketika kita flash back ke kehidupan yg kita jalani, ternyata banyak cinta yg telah kita abaikan.
Kalau saja cinta seorang istri sepanjang sisa umur dia atau kita, maka cinta orang tua ternyata seumur hidup kita atau sisa umur mereka. Gw lagi nikmatin hidup gw, gw gak punya pacar, sometimes its feel suck to be single, tapi... belakangan gw sadari gw punya cinta dari Tuhan, orang tua, keluarga & temen2.
Gw gak takut apapun, Tuhan selalu bersama saya.

Subhanallah...

Cita2 Gw - part-1

Gw jarang punya cita2 yg serius. Dulu waktu kecil, gw suka ngeliatin kenek angkot. Gw pikir asik yah jd kenek, bisa pegang uang banyak. Trus gw ngomong ke bokap, "Pak, aku pengen jadi kenek angkot." Bokap gw bilang "Jadi kenek angkot susah, biar megang uang banyak tapi suka dipalakin sama calo." oooohhhh....

Trus waktu SMP gw suka pelajaran sejarah, gw ngomong ke nyokap, " Bu, aku pengen jadi ahli sejarah" Nyokap ketawa, dia bilang ahli sejarah duitnya kecil. Terakhir gw coba ikut arus, pengen jadi dokter, eh... gw keder begitu liat buku referensi om gw yg dokter bedah. Akhirnya gw jalanin masa sekolah gw kayak layang2 putus, tanpa cita2.

TK gw didaftarin TK punya tetangga, SD gw asal tunjuk ajah, "Pak! pengen sekolah di SD itu ajah!" sambil nunjuk SD di pinggir jalan. SMP, well... ortu desperate nem gw kecil, yg penting masuk negeri ajah. SMA : pilihan bokap, wkt smp gw didoktrin "Rial! ntar kamu masuk SMA itu yah?!". Kuliah juga sama, cuma bayangan gw sejujurnya dulu ITB itu tempat kursus komputer, soalnya bokap bilang si ITB banyak komputernya.

Sekarang gw kerja, dulu ngelamar di perusahaan2 besar kayak keinginan bokap, eh... malah kedampar di lab kampus & pu. Sekarang sih lumayan udah di perusahaan bagusan. Tapi... semua ada positif negatifnya bro. Nih gw kassih jabaran :
1. kerja di lab, asyik... bisa sambil pacaran tapi sekarang udah jadi mantan
negatifnya : gaji kecil, kerjaan gak jelas, gak ngembang
2. kerja di pu, duitnya banyak, bisa ngobrol sama orang asing : gw dikasih jam tangan bo dari swiss, dibeliin dari singapur mantak kalipun! dipinjemin motor pula, sering dijamu di restoran mewah
negatifnya : namanya juga pns, males gw klo kudu ngejilat2, mending klo yg dijilat super sexy girl, nah klo jande? ogah brur....
3. kerjaan gw sekarang, yah... bukan foreign company sih, tapi lumayan bermutu, gaji ok punya
negatifnya : gw dipaksa hidup di desa tertinggal bos! mana jarang cewe cakep lajang kliaran pula, yah... sedih dah

Sampe sekarang gw masih ngejalanin hidup gw kayak layangan putus. Belon ada cita2 yg real, bahkan bayangan mau kerja di mana kelak. Apa ini tempat terbaik bwt gw? Hopefully.... Setidaknya selama gw lajang & belum ngeraba masa depan gw ngerasa ini tempat terbaik.

Gak ada yg ideal bro. Gak semua berjalan sesuai keinginan kita. Gimana pun manusia itu berevolusi. Evolusi berlangsung menuju peningkatan kompleksitas yang dibarengi dengan munculnya kesadaran yang mencapai puncaknya pada spiritualitas manusia. Pada akhirnya, evolusi akan menemui Tuhan sebagai sumber dari segala mahluk dan terutama sebagai sumber dari kekuatan yang meniscayakan berlangsungnya proses evolusi.
cieh.. cieh...

Ok minggu depan gw lanjut lagi, thanks for read this mamene....

10 alasan bwt pake kondom

1. tipis bo... cm 0.003 mm, ga berasa pake
2. alat kontrasepsi, ya iya lah... masa ya iya dong
3. pencegah penyakit
4. menguntungkan bagi perempuan
sangat relevan, drpd alat kb yg ditanem di tubuh cewe? tul ga?
belon lagi efek samping kayak kanker kelenjar susu
5. efek samping rendah bwt cewe, ga ada ancaman jadi gendut, mual2, alergi dll sm alat kb
6. lagi ngetrend di kalangan AGJ, anak gaul jakarta
7. bahan pembicaraan klo ngedeketin cewe kutu buku
"eh... udah baca komik super kondom ga? lucu yah..."
gw serius, cek aja di gramed
8. kemungkinan bocor 1 banding sejuta, klo takut bocor pake doble ajah
9. keren ajah, coba ke apotek, "bu... beli durex, extra safe sm featherlite"
keren...... bandingin sm : "bu... beli irex" kayak orang lemah syahwat
nafsu besar tenaga kurang
10. variatif, misal durex, ada featherlite yg tipis bwt sm istri, extra safe sm pembantu, extra size bwt didoble sm mentimun, optimum bwt sm selingkuhan, strawberry bwt sm abg, dll

coba bro... gak kerasa kok bedanya antara pake & ga pake